Program Studi PAI FTIK UIN Madura Perkuat Kapasitas Dosen Menuju Implementasi Outcome Based Education
- Diposting Oleh Admin Web Prodi PAI
- Kamis, 25 Juni 2026
- Dilihat 85 Kali
Pamekasan, 25 Juni 2026- Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Madura menggelar kegiatan Penguatan Kompetensi Dosen bertema Penguatan Kapasitas Dosen dalam Implementasi Outcome-Based Education (OBE) Penyusunan RPS, Strategi Pembelajaran, dan Asesmen Berbasis Capaian Pembelajaran. Kegiatan ini menjadi ruang bersama bagi para dosen PAI untuk memperbarui pemahaman sekaligus meningkatkan kemampuan menyusun perangkat pembelajaran yang selaras dengan arah pengembangan pendidikan tinggi. Hadir sebagai narasumber Ibu Prof. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag. Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya yang berbagi wawasan mengenai implementasi Outcome-Based Education melalui penyusunan RPS, strategi pembelajaran, dan asesmen berbasis capaian pembelajaran.
Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Prof. Dr. H. Siswanto, M.Pd.I selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Madura, Pada sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih kepada Ibu Prof. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag. yang telah berkenan hadir dan berbagi pengalaman mengenai implementasi Kurikulum OBE. Beliau juga menyampaikan bahwa Program Studi Pendidikan Agama Islam menjadi program studi terakhir di lingkungan FTIK yang menyelenggarakan FGD OBE. Menurut beliau, hal tersebut menjadi kesempatan untuk menyempurnakan pemahaman para dosen, khususnya para kaprodi dan sekprodi, setelah mengikuti rangkaian FGD pada seluruh program studi. Beliau mengibaratkan proses tersebut seperti seseorang yang telah khatam mengaji sehingga bekal yang dimiliki semakin utuh. Sejalan dengan proses tersebut, pedoman OBE yang telah disusun akan segera dipresentasikan dalam forum resmi dan akan disahkan sebelum diberlakukan pada semester depan.
Memasuki sesi utama, Prof. Evi mengulas tuntas tentang konsep Kurikulum OBE sebagai pendekatan yang berorientasi pada capaian belajar mahasiswa. Beliau menjelaskan bahwa seluruh proses pembelajaran perlu dirancang agar mahasiswa mencapai kompetensi yang telah ditetapkan sejak awal perkuliahan. Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) juga harus selaras dengan capaian pembelajaran lulusan dan capaian pembelajaran mata kuliah sehingga tujuan, materi, metode, aktivitas belajar, serta penilaian saling mendukung. RPS tidak lagi sekadar menjadi dokumen administrasi, melainkan pedoman pelaksanaan perkuliahan selama satu semester.
Pembahasan berikutnya mengulas strategi pembelajaran dan asesmen berbasis capaian pembelajaran. Prof. Evi menjelaskan bahwa pembelajaran berbasis OBE memberi ruang bagi mahasiswa untuk aktif membangun pengetahuan melalui berbagai pengalaman belajar, sementara dosen berperan merancang aktivitas yang mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Asesmen juga diarahkan untuk mengukur ketercapaian kompetensi melalui instrumen, rubrik penilaian, serta umpan balik yang saling mendukung.
Suasana kegiatan berlangsung aktif melalui diskusi dan tanya jawab. Para dosen memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengonsultasikan penyusunan RPS, pemilihan strategi pembelajaran, serta bentuk asesmen yang sesuai dengan karakteristik mata kuliah masing-masing. Pertukaran gagasan berlangsung hangat sehingga menghasilkan banyak masukan yang dapat diterapkan pada proses pembelajaran semester berikutnya.
Foto bersama menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan penguatan kompetensi dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai ruang berbagi gagasan, tetapi berlanjut pada penerapan Outcome-Based Education secara nyata pada setiap mata kuliah. Melalui kesiapan dosen dan pedoman OBE yang segera diberlakukan, proses pembelajaran diharapkan berjalan lebih terarah serta mendukung ketercapaian kompetensi lulusan. (AdminPAI)