Prodi PAI Perkuat Pembelajaran Berbasis Praktik melalui PLK di SDI-Terpadu Al-Azhar Pamekasan
- Diposting Oleh Admin Web Prodi PAI
- Kamis, 17 September 2026
- Dilihat 26 Kali
Pamekasan, 17 September 2026, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Madura melaksanakan Perkuliahan Luar Kelas (PLK) mata kuliah Evaluasi dan Penilaian Pembelajaran PAI di SDI-Terpadu Al-Azhar Kowel Pamekasan. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Program Studi PAI FTIK UIN Madura dan SDI-Terpadu Al-Azhar Kowel Pamekasan sebagai upaya memperkuat kerja sama kelembagaan dan pengembangan kegiatan akademik.
Kegiatan dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Program Studi PAI, para dosen PAI, Kepala SDI-Terpadu Al-Azhar Kowel Pamekasan beserta para guru, serta mahasiswa semester V dari kelas A, B, C, dan D. PLK menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menghubungkan konsep evaluasi dan penilaian yang dipelajari di ruang kuliah dengan praktik pendidikan secara langsung melalui pengamatan dan diskusi bersama para guru.
Kegiatan diisi dengan sesi berbagi pengalaman mengenai pembelajaran, karakteristik peserta didik, pengelolaan kelas, asesmen, serta strategi yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Fathorrozy, M.Pd.I., turut hadir sebagai narasumber dalam sesi praktik pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bersama mahasiswa dan para guru. Melalui kegiatan tersebut, peserta mempelajari pemanfaatan AI untuk membantu menyiapkan bahan ajar, mengembangkan aktivitas dan media pembelajaran, serta mendukung penyusunan instrumen evaluasi dan penilaian.
Salah satu guru SDI-Terpadu Al-Azhar Kowel Pamekasan menjelaskan pentingnya menyusun prompt secara spesifik dan menyesuaikannya dengan karakteristik peserta didik.“Saya biasanya menggunakan AI harus spesifik saat membuat prompt dan juga menyesuaikan dengan karakter siswa. Saya mengajar di kelas 2 SD. Mereka suka gambar yang penuh warna, jadi gambar atau media yang dibuat selalu penuh warna dan tentunya menyesuaikan dengan tujuan pembelajaran.”
Pengalaman tersebut menjadi bahan diskusi yang memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai dinamika pembelajaran di sekolah. Mahasiswa dapat melihat bahwa pembelajaran dan penilaian memerlukan kemampuan adaptasi, kreativitas, komunikasi, serta pengambilan keputusan berdasarkan kondisi peserta didik. Pengalaman langsung dari para guru juga membantu mahasiswa memahami berbagai tantangan yang tidak selalu ditemukan dalam pembelajaran teoritis di ruang kuliah.
Pemanfaatan AI dalam kegiatan ini ditekankan sebagai alat bantu bagi guru, bukan pengganti peran guru. Guru tetap berperan dalam menentukan tujuan dan strategi pembelajaran, memahami karakter peserta didik, memeriksa keluaran AI, serta memastikan penggunaannya sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Bagi mahasiswa sebagai calon guru, pengalaman tersebut memberikan wawasan tentang perkembangan teknologi pendidikan sekaligus pentingnya penggunaan AI secara kritis, etis, dan bertanggung jawab.
Selain menjadi ruang pembelajaran, kegiatan ini memperkuat hubungan kelembagaan melalui penandatanganan MoU antara Program Studi PAI FTIK UIN Madura dan SDI-Terpadu Al-Azhar Kowel Pamekasan. Pihak sekolah menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara dosen, mahasiswa, dan praktisi pendidikan. Kerja sama diharapkan dapat dikembangkan melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kompetensi guru, praktik mahasiswa, serta kegiatan akademik lainnya.
Bagi mahasiswa semester V PAI, kegiatan ini menjadi pengalaman akademik yang mempertemukan teori perkuliahan dengan realitas pendidikan di lapangan. Melalui PLK dan kerja sama kelembagaan tersebut, Program Studi PAI FTIK UIN Madura terus mendorong pembelajaran yang kolaboratif, kontekstual, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mempersiapkan calon guru PAI yang memiliki kompetensi akademik, memahami praktik pendidikan, serta mampu memanfaatkan teknologi AI secara kritis dan bertanggung jawab.(AdminPAI)