Mahasiswa PAI UIN Madura Jelajahi warisan Islam melalui Pembelajaran Bahasa Inggris di Pasarean Batu Ampar.
- Diposting Oleh Admin Web Prodi PAI
- Kamis, 8 Oktober 2026
- Dilihat 13 Kali
Pamekasan, 1, 5, 6, 7 Oktober 2026, sebanyak 120 mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas A, B, C, dan D, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Madura, mengikuti Perkuliahan Luar Kelas (PLK) mata kuliah Bahasa Inggris di Pasarean Batu Ampar, Desa Pangbatok, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan pembelajaran bahasa, eksplorasi budaya lokal, dan penguatan nilai spiritual dalam pengalaman belajar langsung.
Mengusung tema “English for Cultural Exploration: Learning from Islamic Heritage and Local Wisdom”, kegiatan berangkat dari Unit 5 “My Hometown” pada bahan ajar Practical English, khususnya teks “The Sacred Tomb of Batu Ampar” dan “The Origin of Batu Ampar Sacred Tomb”. Melalui kunjungan ke situs yang dibahas dalam bacaan, mahasiswa diajak menghubungkan kosakata dan informasi berbahasa Inggris dengan tempat, tokoh, dan tradisi yang mereka jumpai secara langsung.
Dalam rancangan kegiatan, mahasiswa mengamati kawasan pasarean, mengenali kisah para ulama yang dimakamkan di kompleks tersebut, dan mendiskusikan makna sejarah serta kearifan lokal masyarakat Madura. Mahasiswa juga berlatih menyampaikan deskripsi situs, merangkum cerita asal-usul Batu Ampar, dan menjelaskan nilai-nilai keteladanan dalam bahasa Inggris sederhana.
Kunjungan akademik ini turut dipadukan dengan ziarah dan tawassul, yakni mendoakan para ulama dan bujhu’ yang dimakamkan di kawasan Pasarean Batu Ampar serta memanjatkan doa kepada Allah SWT. Dimensi spiritual tersebut diharapkan memperkuat penghormatan terhadap ulama, adab berziarah, dan kesadaran mahasiswa mengenai hubungan antara ilmu pengetahuan, tradisi keislaman, dan kehidupan masyarakat.
Pembelajaran berbasis lokasi ini menempatkan mahasiswa sebagai pembelajar aktif. Mereka tidak hanya membaca kisah Batu Ampar dalam buku, tetapi juga mengamati konteksnya, mengajukan pertanyaan, mencatat kosakata baru, dan menyusun refleksi singkat mengenai pengalaman akademik serta spiritual yang diperoleh.
Melalui PLK ini, Program Studi PAI UIN Madura berupaya menghadirkan pembelajaran Bahasa Inggris yang relevan dengan identitas keilmuan mahasiswa. Bahasa Inggris diperkenalkan sebagai sarana untuk mengomunikasikan sejarah Islam, warisan budaya Madura, dan nilai-nilai kearifan lokal kepada khalayak yang lebih luas.
Dosen pengampu Mata Kuliah Bahasa Inggris, Sri Nurhayati, M.Pd, menuturkan kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman dan membuat situs keagamaan sebagai Living Classroom yang membantu mahasiswa memahami makan dalam teks folklore berbahasa inggris. Melalui kegitan PLK ini adalah sarana yang paling efisien untuk menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan berdampak bagi mahasiswa PAI sehingga mereka siap menghadapi tantangan pembelajaran di era 5.0 (AdminPAI)