Prodi PAI UIN Madura Gelar Kuliah Tamu Bahas Identifikasi dan Asesmen Anak Berkebutuhan Khusus
- Diposting Oleh Admin Web Prodi PAI
- Sabtu, 3 Oktober 2026
- Dilihat 40 Kali
Pamekasan 03 Oktober 2026, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Madura menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu (Guest Lecture) pada mata kuliah Pendidikan Inklusi bagi mahasiswa Semester V. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Google Meet pada pukul 09.00–11.00 WIB ini mengangkat tema “Identifikasi dan Asesmen pada Anak Berkebutuhan Khusus” sebagai upaya memperkaya wawasan dan kompetensi mahasiswa dalam bidang pendidikan inklusif.
Kuliah tamu menghadirkan Ibu Ana Falera, M.Pd., dosen dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung yang juga merupakan praktisi pendidikan inklusi. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya proses identifikasi dan asesmen sebagai langkah awal dalam memahami kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus serta menentukan layanan pendidikan yang tepat sesuai karakteristik dan potensi yang dimiliki setiap anak.
Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), teknik dan prosedur asesmen pendidikan, indikator yang perlu diperhatikan dalam proses identifikasi, serta pemanfaatan hasil asesmen sebagai dasar penyusunan program pembelajaran di sekolah inklusi. Narasumber juga membagikan pengalaman praktik di lapangan sehingga mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih konkret mengenai implementasi pendidikan inklusif.
Meskipun dilaksanakan secara daring, kegiatan berlangsung interaktif dan mendapatkan antusiasme tinggi dari mahasiswa. Berbagai pertanyaan dan diskusi muncul terkait tantangan identifikasi peserta didik berkebutuhan khusus, peran guru dalam proses asesmen, serta strategi pembelajaran yang sesuai bagi peserta didik dengan kebutuhan yang beragam.
Dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Inklusi, Nisa’el Amala, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan kuliah tamu ini merupakan bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik yang akan berhadapan dengan keberagaman karakteristik peserta didik di sekolah.
“Mahasiswa perlu memahami bahwa identifikasi dan asesmen merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengenali karakteristik Anak Berkebutuhan Khusus dan memahami bagaimana hasil asesmen dapat digunakan untuk merancang layanan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan kuliah tamu ini, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Madura terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna dengan melibatkan akademisi dan praktisi dari berbagai perguruan tinggi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa tentang pendidikan inklusif sekaligus menumbuhkan kesiapan mereka untuk menjadi pendidik yang profesional, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan seluruh peserta didik.(AdminPAI)